Indonesia berada di bawah dominasi kapital asing lewat investasi-investasi mereka dan perangkat-perangkat internasional seperti IMF, Bank Dunia, Asian Bank Development, dan banyak lainnya. Selama ratusan tahun, sejak jaman penjajahan Belanda sampai hari ini, kekayaan alam kita diborong ke luar untuk memperkaya kapitalis-kapitalis asing. Buruh kita diperas keringatnya lewat politik upah murah untuk memproduksi produk-produk merek luar negeri. Pemerintahan kita lemah di hadapan negara-negara besar. Hutang luar negeri yang begitu besar membuat bangsa kita bergantung pada belas kasihan IMF dan Bank Dunia. Inilah potret kenyataan Indonesia di dalam percaturan politik dan ekonomi dunia.
Sungguh miris bukan?
Sungguh miris bukan?