Minggu, 20 April 2014

KataKu

Indonesia berada di bawah dominasi kapital asing lewat investasi-investasi mereka dan perangkat-perangkat internasional seperti IMF, Bank Dunia, Asian Bank Development, dan banyak lainnya. Selama ratusan tahun, sejak jaman penjajahan Belanda sampai hari ini, kekayaan alam kita diborong ke luar untuk memperkaya kapitalis-kapitalis asing. Buruh kita diperas keringatnya lewat politik upah murah untuk memproduksi produk-produk merek luar negeri. Pemerintahan kita lemah di hadapan negara-negara besar. Hutang luar negeri yang begitu besar membuat bangsa kita bergantung pada belas kasihan IMF dan Bank Dunia. Inilah potret kenyataan Indonesia di dalam percaturan politik dan ekonomi dunia.
Sungguh miris bukan?

KataKu

Business is a Game.
Bisnis adalah sebuah permainan, jika kita bisa bermain dengan baik kita akan dapat memenangkannya namun jika permainan kita buruk maka jangan harap untuk bisa memenangkannya.

- Tejar Misbahuddin

KataKu

Semangat itu bukan untuk dibikin status di media social ataupun sebagainya, melainkan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

KataKu

Terkadang kita hanya memikirkan "apa untungnya untuk diri kita?" tanpa berpikir "apa yang sudah kita berikan terhadapnya?".
That's not my game and my rules.

*mikir keras

KataKu

Adanya teori kompleksitas untuk menyadarkan seseorang bahwa pentingnya untuk melakukan reparasi diri sehingga terealisasikannya revolusi diri.
Terimakasih Tuhan.

KataKu

Hanya menuntut hak tanpa berkontribusi dalam kewajibannya adalah sebuah model bullshit terbaru massa kini.
Hak tidak akan terealisasikan tanpa mengerjakan kewajiban.

KataKu

Tetap semangat kawan dalam melawan kerasnya dunia ini.
Revolusi dari secangkir kopi.
Berkawan dan Melawan.

KataKu

Malam juga punya cerita. Cerita disaat engkau tertidur lelap sedangkan seseorang sedang merindukanmu, cerita disaat engkau bermimpi indah sedangkan seseorang sedang memikirkanmu, hingga cerita disaat engkau telah terbangun dari lelapnya tidurmu dan indahnya mimpimu sedangkan seseorang masih berusaha keras dalam pertarungannya melawan kegelisahan dirinya terhadap apa yang ia pikirkan dan rasakan kepadamu di seberang sana.

Hanya celotehan di malam hari.

KataKu

Masih terlalu senja untuk mengganti semua realita kehidupan dengan sebuah mimpi yang sesaat.

KataKu

Berkoar dan menjustifikasi seseorang yang individualis dengan hal yang berbau negatif, namun sayang sendirinya tak mempunyai cermin.